Rabu, 07 Oktober 2015
Senin, 05 Oktober 2015
Alkohol
Saya sher artikel tentang alkohol,,, dan dampak dari alkohol
Pengertian Alkohol
Etanol, disebut juga etil alkohol, alkohol murni, alkohol absolut,
atau alkohol saja, adalah sejenis cairan yang mudah menguap, mudah
terbakar, tak berwarna, dan merupakan alkohol yang paling sering digunakan
dalam kehidupan sehari-hari. Senyawa ini merupakan obat psikoaktif dan dapat
ditemukan pada minuman beralkohol dan termometer modern. Etanol adalah salah
satu obat rekreasi yang paling tua. Etanol termasuk ke dalam alkohol rantai
tunggal, dengan rumus kimia C2H5OH dan rumus empiris C2H6O.
Ia merupakan isomer konstitusional dari dimetil eter. Etanol sering disingkat
menjadi EtOH, dengan "Et" merupakan singkatan dari gugus etil (C2H5).
Alkohol juga memacu tumbuhnya
bakteri pengoksidasi alkohol yaitu yang mengubah alkohol menjadi asam asetat
dan menyebakan rasa masam pada tape yang dihasilkan.
Bahaya
alkohol
Pengaruh alkohol terhadap tubuh bervariasi, tergantung pada
beberapa faktor yaitu:
·
Jenis dan jumlah alkohol yang dikonsumsi
·
.Usia, berat badan, dan jenis kelamin
·
Makanan yang ada di dalam lambung
·
Pengalaman seseorang minum minuman beralkohol
·
Situasi dimana orang minum minuman beralkohol
Ø Pengaruh
Jangka Pendek
Walaupun pengaruh terhadap individu berbeda-beda, terdapat
hubungan antara konsentrasi alkohol di dalam darah (Blood Alcohol
Concentration- BAC) dan efeknya. Euphoria ringan dan stimulasi terhadap
perilaku lebih aktif seiring dengan meningkatnya konsentrasi alkohol di dalam
darah. Sayangnya orang banyak beranggapan bahwa penampilan mereka menjad lebih
baik dan mereka mengabaikan efek buruknya.
Ø Risiko Intoksikasi ("Mabuk")
Gejala
intoksikasi alkohol yang paling umum adalah "mabuk",
"teler" sehingga dapat menyebabkan cedera dan kematian. Penurunan
kesadaran seperti alkohol yang berat demikian juga henti nafas dan kematian.
Selain kematian, efek jangka pendek alkohol menyebabkan hilangnya produktivitas
kerja (misalnya "teler", kecelakaan akibat ngebut). Sebagai tambahan
alkohol sering menyebabkan perilaku kriminal. Sebanyak 70% narapidana
menggunakan alkohol sebelum melakukan tindak kekerasan dan lebih dari 40%
kekerasan dalam rumah tangga dipengaruhi oleh alkohol.
Ø Pengaruh Jangka Panjang
Mengkonsumsi
alkohol berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan:
·
Tekanan darah tinggi
·
Kerusakan jantung
·
Stroke
·
Kerusakan hati
·
Kanker saluran pencernaan
·
Gangguan pencernaan lainnya (c/o: tukak lambung)
·
Impotensi dan berkurangnya kesuburan
·
Meningkatnya risiko terkena kanker payudara
·
Kesulitan tidur
·
Kerusakan otak dengan perubahan kepribadian dan suasana perasaan
·
Sulit dalam mengingat dan berkonsentrasi
Sebagai tambahan
terhadap masalah kesehatan, alkohol juga berdampak terhadap hubungan sesama,
finansial, pekerjaan, dan juga menimbulkan masalah hukum.
Baca Juga:
Sabtu, 03 Oktober 2015
SEL DARAH MERAH
NAH SEKARANG SEL DARAH MERAH
1. Fungsi
Sel Darah Merah
Fungsi sel
darah merah memiliki beberapa fungsi bagi tubuh , antara lain..
- Mengantarkan Oksigen ke Seluruh Tubuh : setelah dibentuk oleh tumbuh sumsum merah tulang, sel darah merah akan menyebar ke seluruh jaringan-jaringan tubuh dengan membawa oksigen dari paru-paru lalu mengedarkannya dan membawanya kembali ke paru-paru untuk dikeluarkan.
- Penentuan Golongan Darah : Penentuan golongan darah ini dapat terjadi karena ditentukan oleh ada tidaknya antigen aglutinogen dalam sel darah merah. Golongan sel darah adalah A, B, AB, dan O
- Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh (Antibodi) : Menjaga sistem kekebalan tubuh ini dapat terjadi karna adanya peran serta hemoglobin yang menangkal patogen atau bakteri melalui proses lisis dengan mengeluarkan radikal bebas yang dapat menghancurkan dinding dan membran sel patogen dan membunuh bakteri
- Pelebaran Pembuluh Darah : Pelebaran pembuluh darah dapat terjadi karena eritrosit melepaskan senyawa dinamakan S-Nithrosothiol yang dilepaskan saat hemoglobain mengalami terdeogsigenerasi sehingga akan melebarkan pembuluh darah dan melancarkan darah menuju ke seluruh tubuh khususnya pada daerah yang kekurangan darah.
2. Ciri-Ciri
Sel darah Merah
Dari hasil
pembahasan diatas tadi dapat diketahui ciri-ciri sel darah merah antara
lain..
- Bentul Sel darah merah yakni bulat pipih yang bagian tengahnya cekung atau bikongkaf,
- Sel darah merah tidak memiliki inti sel
- Berwarna merah karna mengandung hemoglobin
- Umur sel darah merang kurang lebih 120 hari
- Sel darah merah berjumlah 4-5 juta sel/mm3 darah
- Sel darah merah berdiameter 7-8 um dan tebalnya 1-2 um
- Sel darah merah bersifat elastic
·
Pengenceran darah dengan larutan HAYEM
menyebabkan lisis sel leukosit dan trombosit sehingga memudahkan perhitungan
jumlah sel eritrosit. Darah diencerkan 200X dan sel eritrosit dihitung pada 5
bidang sedang di tengah pada kamar hitung Improved Neubauer.
·
Alat :
·
1. Hemositometer Lengkap , terdiri dari :
·
Pipet Eritrosit
·
Kamar Hitung IN dan Deck glass
·
Selang Penghisap
NILAI NORMAL :
·
•Laki – laki
: 4,5-5,5 (juta sel/μl darah)
·
•Perempuan
: 4,0-5,0 (juta sel/μl darah)
·
•Bayi
(matur, darah tali pusat) : 4,0-6,0
(juta sel/μl darah)
·
•Bayi 3
bulan
: 3,2-4,8 (juta sel/μl darah)
·
•Anak-anak 1
tahun
:3,6-5,2 (juta sel/μl darah)
·
•Anak-anak
3-6 tahun
: 4,1-5,5 (juta sel/μl darah)
SEL DARAH PUTIH
DI SIANGHARI INI SAYA MAU SHER TENTANG LEUKOSIT/SEL DARAH MERAH
1. Fungsi
Sel Darah Putih (Leukosit)
- Berfungsi menjaga kekebalan tubuh sehingga tak mudah terserang penyakit
- Melindungi badan dari serangan mikroorganisme pada jenis sel darah putih granulosit dan monosit
- Mengepung darah yang sedang terkena cidera atau infeksi
- Menangkap dan menghancurkan organisme hidup
- Menghilangkan atau menyingkirkan benda-benda lain atau bahan lain seperti kotoran, serpihan-serpihan dan lainnya.
- Mempunyai enzim yang dapat memecah protein yang merugikan tubuh dengan menghancurkan dan membuangnya
- Menyediakan pertahanan yang cepat dan juga kuat terhadap penyakit yang menyerang.
- Sebagai pengangkut zat lemak yang berasal dari dinding usus melalui limpa lalu menuju ke pembuluh darah
- Pembentukan Antibodi di dalam tubuh.
2.
Jenis-Jenis Sel Darah Putih (Leukosit) dan Fungsinya
Jenis-jenis sel darah putih (leukosit) yakni neutrofil, monosit, basofil, eosinofil dan limfosit antar lain sebagai berikut..
Jenis-jenis sel darah putih (leukosit) yakni neutrofil, monosit, basofil, eosinofil dan limfosit antar lain sebagai berikut..
- Neutrofil : (Pengertian Neutrofil). Neutrofil adalah sel darah putih yang memiliki jumlah yang besar yakni sekitar 60% sampai 70% sel darah putih (leukosit) dan mempunyai diameter dari 10 sampai dengan 12 mikrometer, dan Neutrofil memiliki 3 inti sel yang berwarna merah kebiruan serta kelompok dari granula. Neutrofil juga disebut dengan leukosit polimorfonuklear karna polimorfonuklear memiliki kesamaan dengan neutrofil karna memiliki bentuk sel yang aneh. Neutrofil dapat diketahui dengan melihat butiran yang ada di sitoplasma. Proses kerja dari Neutrofil membunuh bakteri dengan menelannya secara langsung, proses ini disebut dengan fagositosis. proses tersebut dapat diketahui dan ditemukan pada saat luka yang bernanah. Neutrofil dapat bertahan hidup 6 sampai 10 jam.
- Monosit : (Pengertian Monosit). Monosit adalah sel darah putih yang berjumlah 1-10% yang berubah menjadi makrofag dalam memerangi benda-benda asing yang menyerang tubuh dengan keluar dari aliran darah dan masuk ke jaringan tubuh. Monosit memiliki waktu hidup yang lebih lama dari pada neutrofil, Monosit akan tinggal dalam aliran darah selama 10-20 jam. setelah itu monosit akan tinggal dalam beberapa hari di dalam jaringan tubuh.
- Basofil : (Pengertian Basofil). Basofil adalah sel darah putih yang berjumlah 0,01-0,3% yang mengandung banyak granula sitoplasmik yang berjumlah dua lobus dan dapat bergerak ke jaringan tubuh pada kondisi tertentu. Basofil bagian dari granulosit, disaat teraktivasi, basofil akan mengeluarkan senyawa seperti kondroitin, histamin, leukotriena, heparin, lisfospolipase, elastase dan beberapa jenis atau macam sitokina.
- Eosinofil : (Pengertian Eosinofil). Eosinofil adalah sel darah putih yang jumlahnya 7% dari seluruh jumlah leukosit dalam tubuh kita yang memerangi parasit multiseluler dan beberapa infeksi yang terjadi pada hewan vertebrata. Eosinofil berdiameter 10 hingga 12 mikrometer. Jumlah eosinofil ini meningkat disaat terjadi asma, demam dan alergi yang membuat jangka hidup eosinofil antara 8 hari hingga 12 hari. Eosinofil berfungsi atau berperan dalam melawan parasit multiseluler dan merespon alergi
- Limfosit : (Pengertian Limfosit). Limfosit adalah sel darah putih yang berjumlah 40 hingga 50% dari sel darah putih yang jumlah terbesar kedua. Menurut Merk, limfosit terbagi atas sel T, sel B dan sel pembunuh alami. Sel T dan sel pembunuh alami berperan dalam menyerang sel-sel asing dan membuat racun sedangkan sel B yakni membuat anti bodi. Limfosit memiliki 1 nukleus dan tidak motil. Fungsi secara umum limfosit adalah membuat anti bodi dan menjaga kekebalan tubuh.
3. Ciri-Ciri
Sel Darah Putih (Leukosit)
- Sel darah putih berjumlah kurang lebih 6 ribu-9 ribu butir/mm3
- Sel darah putih tidak memiliki warna atau tidak berwarna
- Mempunyai inti sel atau nukleus
- Memiliki bentuk yang banyak atau dapat dikatakan bentuknya tidak beraturan
- Dapa berubah bentuk
- Sel darah putih hanya dapat bertahan hidup antara 12-13 hari
- Sel darah putih terbuat di dalam sumsum merah tulang pipih, limpa, dan kelenjar getah bening
- Bergerak secara ameboid (seperti dengan amoeba)
- Dapat menembus dinding pembuluh darah
Langganan:
Komentar (Atom)



