Pengertian Alkohol
Etanol, disebut juga etil alkohol, alkohol murni, alkohol absolut,
atau alkohol saja, adalah sejenis cairan yang mudah menguap, mudah
terbakar, tak berwarna, dan merupakan alkohol yang paling sering digunakan
dalam kehidupan sehari-hari. Senyawa ini merupakan obat psikoaktif dan dapat
ditemukan pada minuman beralkohol dan termometer modern. Etanol adalah salah
satu obat rekreasi yang paling tua. Etanol termasuk ke dalam alkohol rantai
tunggal, dengan rumus kimia C2H5OH dan rumus empiris C2H6O.
Ia merupakan isomer konstitusional dari dimetil eter. Etanol sering disingkat
menjadi EtOH, dengan "Et" merupakan singkatan dari gugus etil (C2H5).
Alkohol juga memacu tumbuhnya
bakteri pengoksidasi alkohol yaitu yang mengubah alkohol menjadi asam asetat
dan menyebakan rasa masam pada tape yang dihasilkan.
Bahaya
alkohol
Pengaruh alkohol terhadap tubuh bervariasi, tergantung pada
beberapa faktor yaitu:
·
Jenis dan jumlah alkohol yang dikonsumsi
·
.Usia, berat badan, dan jenis kelamin
·
Makanan yang ada di dalam lambung
·
Pengalaman seseorang minum minuman beralkohol
·
Situasi dimana orang minum minuman beralkohol
Ø Pengaruh
Jangka Pendek
Walaupun pengaruh terhadap individu berbeda-beda, terdapat
hubungan antara konsentrasi alkohol di dalam darah (Blood Alcohol
Concentration- BAC) dan efeknya. Euphoria ringan dan stimulasi terhadap
perilaku lebih aktif seiring dengan meningkatnya konsentrasi alkohol di dalam
darah. Sayangnya orang banyak beranggapan bahwa penampilan mereka menjad lebih
baik dan mereka mengabaikan efek buruknya.
Ø Risiko Intoksikasi ("Mabuk")
Gejala
intoksikasi alkohol yang paling umum adalah "mabuk",
"teler" sehingga dapat menyebabkan cedera dan kematian. Penurunan
kesadaran seperti alkohol yang berat demikian juga henti nafas dan kematian.
Selain kematian, efek jangka pendek alkohol menyebabkan hilangnya produktivitas
kerja (misalnya "teler", kecelakaan akibat ngebut). Sebagai tambahan
alkohol sering menyebabkan perilaku kriminal. Sebanyak 70% narapidana
menggunakan alkohol sebelum melakukan tindak kekerasan dan lebih dari 40%
kekerasan dalam rumah tangga dipengaruhi oleh alkohol.
Ø Pengaruh Jangka Panjang
Mengkonsumsi
alkohol berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan:
·
Tekanan darah tinggi
·
Kerusakan jantung
·
Stroke
·
Kerusakan hati
·
Kanker saluran pencernaan
·
Gangguan pencernaan lainnya (c/o: tukak lambung)
·
Impotensi dan berkurangnya kesuburan
·
Meningkatnya risiko terkena kanker payudara
·
Kesulitan tidur
·
Kerusakan otak dengan perubahan kepribadian dan suasana perasaan
·
Sulit dalam mengingat dan berkonsentrasi
Sebagai tambahan
terhadap masalah kesehatan, alkohol juga berdampak terhadap hubungan sesama,
finansial, pekerjaan, dan juga menimbulkan masalah hukum.
Baca Juga:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar