Assalamu'alaikum sahabat doshi, apa kabar nih kabanya semua, sehat sllu kan.
Waah 3 hari lagi hari raya idhul adha nih bakakalan banyak daging, heheheh
Sahabat doshi yang berbahagia di rahmati allah, sebeleum kita merayakan hari raya idhul adha kita disunah kan untuk berpuasa 2 hari, di balik kita berpuasa ternyata ada juga manfaat-manfaat puasa mau tau, baca artikel nih......
Berikut adalah 10 manfaat puasa bagi kesehatan:
1. Membuang Racun Dalam Tubuh
Tidak dapat dipungkiri bahwa gaya hidup pada zaman seperti sekarang
ini cenderung lebih mengedepankan segala sesuatu yang bersifat instan,
termasuk dalam hal makanan. Dan faktanya, makanan yang bersifat saji ini
banyak mengandung zat kimia yang bisa menjadi racun serta berbahaya
bagi tubuh.
Ternyata aktivitas puasa mampu menghilangkan racun yang sebagian
besar tersimpan dalam lemak tubuh. Pada saat puasa lemak akan dibakar,
dan terjadilah proses detoksifikasi atau pembuangan racun dalam tubuh.
2. Menjaga Kesehatan Jantung
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pada saat berpuasa, terjadi peningkatan HDL (High Density Lipoprotein)
dan apoprotein alfa 1, serta penurunan LDL (Low Density Lipoprotein)
atau yang sering disebut koleterol jahat. Yang mana proses tersebut baik
untuk jantung dan pembuluh darah.
Tingginya kadar LDL akan berbahaya bagi jantung, dikarenakan hal
tersebut berpotensi penumpukan di dinding pembuluh nadi koroner, yang
akan menyebabkan penyempitan dan penyumbatan aliran darah
(arteriosclerosis). Akibatnya jantung akan kesulitan memompa darah.
Namun aktivitas puasa mampu menurunkan LDL pada tubuh.
3. Baik untuk Kesehatan Mental
Dr. Ehret seorang ilmuwan bidang kejiwaan mengatakan: “Beberapa hari
berpuasa akan memberikan dampak pada kesehatan fisik, dan lebih lanjut
untuk mendapatkan kesehatan mental, seseorang harus menjalani puasa
lebih dari 21 hari.” Hal tersebut -sebagaimana pernyataan Dr. Ehret-
terjadi, dikarenakan otak manusia memiliki fungsi pembersih dan penyehat
otak dengan bantuan sel yang disebut “neuroglial cells”. Saat berpuasa,
sel-sel neuron yang sakit atau mati akan “dimakan” oleh sel-sel
neurogial ini, yang mana hal tersebut akan berdampak baik pada mental
seseorang. SEBUAH penelitian di Moskow, yang dilakukan oleh
seorang guru besar yang bekerja pada lembaga psikiatri The Moskow
Psychiatric Institute bernama Nicolayev. Dalam salah satu usahanya,
Nicolayev menterapi pasien sakit jiwa dengan menerapkan puasa selama 30
hari.
Setelah menjalani terapi tersebut dan dengan beberapa metode serta
serangkaian tes. Hasilnya sangat memuaskan, ternyata para pasien
tersebut bisa disembuhkan. Dan diprediksi kemungkinan pasien tidak
kambuh lagi selama 6 tahun bahkan sembuh total.
4. Memperlancar Sistem Pencernaan
Selama berpuasa, maka organ-organ pencernaan akan beristirahat. Namun
fungsi fisiologis pencernaan tetap berjalan normal, terutama produksi
sekresi pencernaan. Sehingga membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh
dan membersihkan tubuh dari sisa-sisa atau endapan makanan. Pengolahan
makanan dalam sistem pencernaan juga relatif tetap stabil, pelepasan
energi juga mengikuti pola yang bertahap.
Puasa juga akan membuat sistem pencernaan memperoleh waktu untuk
merevitalisasi dan meningkatkan fungsinya. Namun untuk diperhatikan,
aktivitas puasa tidak menghentikan produksi asam lambung. Sehingga bagi
penderita maag terutama yang sudah akut, disarankan untuk tetap
berkonsultasi dengan ahlinya sebelum memilih berpuasa.
5. Mengurangi Gula Darah dan Lemak
Selama berpuasa tubuh melakukan peningkatan glukosa agar bisa
memperoleh energi. Glukagon juga diproduksi untuk membantu pemecahan
glukosa. Hal ini berdampak pada pengurangan produksi insulin, yang
dengan demikian maka akan mengurangi gula darah dalam tubuh. Dan ketika
produksi glukosa habis, lemak yang tersimpan juga akan dibakar untuk
menghasilkan energi. Ternyata puasa pun mampu membakar lemak tanpa harus
melakukan diet berlebihan.
6. Menurunkan Hipertensi
Puasa juga menjadi salah satu metode untuk menurunkan tekanan darah
tinggi. Suasana spiritual yang tenang dan jauh dari amarah membuat
adrenalin menurun dan menjadikan hormon lebih stabil. Hal ini mampu
menurunkan tekanan darah dalam tubuh.
7. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Berdeda dengan Starvasi atau kelaparan yang dalam keadaan tertentu
dapat mengganggu kesehatan tubuh, puasa justru sebaliknya. Ketika
berpuasa maka terjadi peningkatan Limfosit dalam tubuh, yang mampu
memberikan pengaruh sangat baik terhadap sistem kekebalan tubuh.
Sehingga imunitas tubuh menjadi lebih kuat dan tidak mudah terserang
virus dan penyakit.
8. Meningkatkan Hormon Seksual
Dalam sebuah penelitian, dikatakan bahwa terdapat hubungan antara
puasa dengan hormone dan kemampuan seksual laki-laki. Penelitian
tersebut mengamati terjadinya penurunan kadar hormon kejantanan
(testoteron_, perangsang kantung (FSH) dan lemotin (LH) pada awal minggu
pertama puasa. Namun dalam jangka panjang setelahnya, hormon testoteron
dan performa seksual justru meningkat pesat melebihi sebelumnya.
9. Memperbaiki Fungsi Ginjal
Pengurangan konsumsi air selama puasa, ternyata sangat efektif untuk
meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal, juga meningkatkan kekuatan
osmosis urin mencapai 12.000 ml osmosis/kg air. Hal ini sangat baik bagi
kinerja dan fungsi ginjal. Selain itu, pengurangan konsumsi air juga
dapat meminimalkan volume air dalam darah, sehingga mampu memacu kinerja
mekanisme lokal pengatur pembuluh darah dan menambah prostaglandin yang
akhirnya akan memacu fungi dan kerja sel darah merah.
10. Meningkatkan Kinerja Otak
Aktivitas puasa juga mampu meningkatkan neurotropik yang dapat
membantu tubuh untuk memproduksi lebih banyak sel-sel otak, sehingga
dapat meningkatkan fungsi otak. Juga kaitannya otak dengan pikiran,
puasa yang mampu membuat pikiran menjadi lebih tenang dan melambat,
ternyata justru mampu membuat pikiran menjadi lebih tajam.
Dalam penelitiannya, Mark Mattson, Ph.D ilmuwan bidang neurologi yang
juga seorang kepala laboratorium neuroscience di NIH’s National
Institute on Aging menunjukkan bahwa secara signifikan puasa bisa
melindungi otak dari penyakit de-generatif seperti Alzheimer atau
Parkinson.
Tidak hanya sebagai implementasi keimanan, dalam hal menjalankan
perintah Allah. Ibadah puasa nyatanya juga mempunyai banyak keistimewaan
termasuk manfaat kesehatan bagi tubuh manusia.
Dengan niat yang lurus puasa tidak saja mengharap pahala, tetapi juga
kesehatan yang harganya mahal itu. Semoga dengan ini, mampu membuat
kita untuk lebih bersemangat dalam menjalani ibadah puasa.
Demikian ya sahabat doshi,, semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar